Featured

Beauty

Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan

Kamis, 27 April 2017

Panwascam Meral Barat

Mahasiswi UK Keluhkan Tidak Adanya Lampu Penerangan di Jalan Canggai Putri

    Tidak ada komentar:


Saat mengkonfimasi salah satu anggota DPRD Kabupaten Karimun belum lama ini di kantornya, Pengurus Cabang PMII Kabupaten Karimun terus menindaklanjuti perihal lampu penerangan di sepanjang jalan menuju kampus Universitas Karimun yang tepatnya di kawasan jln. Canggai Putri.

Hingga sekarang tidak jelas siapa yang bertanggung jawab akan permasalahan tersebut. Mengingat permasalahan ini sudah memakan waktu hingga 3 tahun lebih lamanya. Menurut Sekum PC PMII Kabupaten Karimun, Rudi Saputra. "Persoalan ini mungkin bisa menjadi salah satu indikator dari kurangnya mahasiswa khususnya wanita untuk berkuliah di kampus UK".

Sekretaris komisi II, Komarudin mengatakan akan menerima pesan ini dan diteruskan ke rapat anggota. "Saya terima apa yang menjadi keluhan mahasiswa dan akan kami bahas dengan teman-teman anggota dewan nantinya". Tutur anggota dari fraksi PKS tersebut.

Senada dengan pernyataan Rudi, Ketua Umum PC PMII Kabupaten Karimun, sahabat Suharno menuturkan. "Kalau proses perkuliahan di UK pada malam hari, seharusnya lampu penerangan untuk dilalui oleh mahasiswa harus diutamakan. Kalau tidak gimana mahasiswa yang jauh mau kesini akibat takut melewati jalan yang gelap dan rawan"


Senin, 09 Januari 2017

Panwascam Meral Barat

Acara Pelantikan Pejabat Struktural Universitas Karimun Biasa Saja

    Tidak ada komentar:


Siang tadi sekitar pukul 11.00 WIB dilaksanakan acara Pelantikan Pejabat Struktural Universitas Karimun (UK), Senin 9 Januari 216. Acara berlangsung di ruang aula Universitas Karimun dengan dihadiri para perwakilan mahasiswa setiap Hima Jurusan dan prodinya masing-masing.

Pejabat yang dilantik oleh ketua Yayasan 7 Juli Haris Fadillah berjumlah 30 orang sesuai dengan SK Nomor 001/SK/YTJK/I/2017 tanggal 3 Januari 2016. Saat ini UK yang sedang dalam kekurangan dosen tetap yang hanya berjumlah 46 orang, harus ditambah lagi 37 orang agar bisa meningkatkan mutu pendidikan di kampus UK.

Pada kesempatan ini dihadiri Bupati Karimun H. Aunur Rafiq, S.Sos, M.Si. Beliau bersama rektor Universitas Karimun Dr. Elvis Adril menyaksikan penandatanganaan berita acara pelantikan.

Dalam kata sambutannya, Aunur Rafiq menghimbau kepada pejabat yang baru dilantik untuk mengemban tugas dengan sebenar-benarnya. "Bekerjalah sepenuh hati dan profesionalisme agar bisa menjadikan kampus ini semakin baik kedepannya", Katanya.

Tidak banyak yang berubah dari perubahan jabatan struktural UK tersebut. Dimana yang bertugas masih tetap orang yang lama, sedikit yang baru, yang terjadi hanya pergantian posisi. Di jabatan wakil rektor 1,2, dan 3 masih dipegang dengan orang lama. Sementara kabag Kemahasiswaan telah berganti dari Rolly Sambuardi kini digantikan dengan Andi Lala yang dulunya sebagai Staff keuangan.

Jumat, 14 Oktober 2016

Panwascam Meral Barat

Demi Meningkatkan Perekonomian Karimun Pelabuhan Petikemas Malorko Harus Segera Tereliasasi

    Tidak ada komentar:

Pelabuhan yang ada di Kabupaten Karimun saat ini belum ada yang memadai dalam urusan logistik dan kapasitanya pun masih sangat terbatas. Contohnya pelabuhan bongkar muat yang berada di Balai sudah tidak memungkinkan lagi untuk beroperasi, megingat sempitnya area seperti lahan parkiran, jalan lalu lintas serta dermaganya. Kemudian disana juga terdapat pelabuhan domestik dan internasional yang tentunya dalam pelaksaannya akan terbentur dengan satu sama lain.

Permasalahan ini seperti dilema tersendiri bagi Pemkab Karimun, namun bagaimanapun permasalahan ini harus dicari jalan keluar yang cerdas dan jernih yakni keuntungan bagi semua elemen baik dari pengusaha, pemerintah dan rakyat sebagai pekerja disitu.

Harapan masyarakat Karimun lainnya, agar tidak hanya menjadi penonton sebagaimana yang kita lihat di perairan Costal Area selalu dilaluinya kapal-kapal ukuran besar. Pelabuhan petikemas Malorko yang telah menelan APBN hingga Rp. 300 Milliar tersebut. Harus segera diselesaikan, demi kestabilan perekonomian daerah Kabupaten Karimun yang setiap harinya kian kompetetif dalam dunia perdagangan nasional dan internasional.

Jika fasilitas memadai maka arus barang pun akan semakin lancar dan akan bertambahnya para pengusaha di bidang usaha pelayaran. Sehingga kebutuhan masyarakat akan terpenuhi tanpa adanya pasokan yang menipis. Imbasnya adalah akan menekan inflasi. Harga barang akan stabil dan tidak akan naik yang disebabkan biaya ongkos angkut. Untuk itu fasilitas seperti bongkar muat dan petikemas harus ada dan tidak boleh ditawar lagi bagi Pemkab Karimun terhadap Kementerian Perhubungan.

Kamis, 06 Oktober 2016

Panwascam Meral Barat

Serangkaian Acara MGJ UK "7 Tahun Mengabdi Kepada Kampus"

    Tidak ada komentar:

Rabu malam (06/10/2016) Mapala Gunung Jantan Karimun melaksanakan serangkaian acara yang di mulai dari pukul 19:00 hingga tengah malam. Lokasi yang terletak tepat di depan sekretariat MGJ Karimun membuat suasana malam hari di kampus UK tidak seperti biasanya. Hadirin yang di undang tergolong cukup ramai, ada yang dari mahasiswa UK dan juga tamu undangan khusus seperti alumni mahasiswa pecinta alam lainnya yang berasal dari kampus kota besar.

Kegiatan di awali dengan pelantikan pengurus baru dan juga disertai dari kata sambutan dari beberapa pengurus senior serta pembina MGJ Karimun. Dalam kesempatan ini, selaku ketua MGJ Karimun yang baru saja dilantik malam tadi yakni saudari Novia Anggraini, menyadari beban yang di embannya kedepan akan semakin besar. "Kepemimpinan dari saudara Wisnu Priyambodo sudah lebih baik dari yang diharapkan, saya hanya melanjutkan estafet kepemimpinan ini agar lebih baik lagi dan ini juga merupakan tantangan tersendiri bagi saya dan khususnya bagi pengurus baru yang lantik" Kata Novia Anggraini.

Mengangkat tema 7 Tahunnya Mapala Mengabdi Pada Kampus Universitas Karimun. Memberikan sinyal yang positif terhadap UKM ini, dengan usia yang terbilang muda sudah banyak program yang dijalankannya serta kontribusinya terhadap kampus Univeraitas Karimun.

Lalu acara terakhir di isi dengan olah vokal dari para fungsional pihak Mapala Gunung Jantan Karimun serta tak ketinggalan mahasiswa dan dosen UK juga menyemarakkan dengan menyumbang beberapa sebuah lagu.

Berikut adalah foto serangkaian acara MGJ Karimun tadi malam :





Sabtu, 17 September 2016

Panwascam Meral Barat

Ingin Jadi Dokter Siswi Ini Giat Mengunjungi Pustaka Karimun


Meningkatnya minat baca pada usia anak-anak membawa angin segar bagi dunia literasi di Kabupaten Karimun khususnya di lingkungan pelajar. Dengan semangat sejak dini maka akan membentuk kharakter bangsa dalam mewujudkan manusia yang berkualitas, dan menjadi suatu harapan bangsa untuk meneruskan estafet pembangunan Indonesia yang maju secara menyeluruh.

Aktivitas dari seorang anak kecil yang satu ini dalam mewujudkan cita-cita menjadi dokter sungguh luar biasa. Patut di apresiasikan, betapa tidak. Untuk mengunjungi perpustakaan dalam hal mencari ilmu saja, seorang anak kecil kelas 5 SD rela menaiki oplet bersama temannya untuk sampai ke perpustakaan sehabis pulang sekolah. Harapannya hanya untuk menyantapi buku-buku yang terletak di rak perpusatakaan milik pemerintah daerah tersebut.

Ia mengatakan, bukan hari ini saja ia mengunjungi untuk membaca buku. Bahkan setiap hari sabtu adalah hari rutin untuk seorang anak kecil bernama lengkap Riski Ramadani. Kemudian, menuju kerumah pun masih tetap setia menggunakan oplet sebagai kendaran pulangnya. Wah, hebat sekali pengorbanannya dalam hal menuntut ilmu.

Semoga saja apa yang di inginkan anak SD 006 Karimun ini dapat terwujud di masa mendatang. Sebab tidak ada usaha yang pernah mengkhianati hasil, selagi kita ingin sukses maka usaha harus di upayakan dan tak lupa disertai doa.

Khusus para pegiat literasi, momentum harus di manfaatkan. Sebaiknya untuk mengundang lebih ramai minat baca pada kaum anak-anak di adakannya aktivitas yang menggairahkan, seperti perlombaan dan kegiatan-kegiatan lainnya yang dapat memberikan stimulus bagi perkembangan budaya literasi. Contoh kecilnya lomba membuat dan membacakan puisi. Agaknya acara ini tepat untuk di jadikan satu acara dalam hal mewadahi potensi para siswa-siswi di Kabupaten Karimun.

Sabtu, 10 September 2016

Panwascam Meral Barat

PMII Karimun Menghadiri Acara Peringatan HUT Patron DPC Karimun Yang Pertama


Sabtu, 10 September PC PMII Karimun menghadiri acara peringatan HUT yang pertama bagi Patriot Nasional DPC Karimun yang beralamat di Kuda Laut, Kolong Bawah, Kecamatan Karimun, Kabupaten Tanjung Balai Karimun.

Dalam kunjungan acara tersebut yang di komandoi oleh sahabat Parizal selaku ketua PC PMII Karimun, beserta jajarannya memberi sinyal bahwa kehadiran Patron selama satu tahun adalah harapan bagi kami, terlebih PMII yang belabel dari almamater setiap kampus yang berbeda, juga sedari awal fungsinya selain menjalankan Tridharma Perguruan Tinggi tentunya juga mengawasi jalannya roda pemerintahan setempat.

Setali tiga uang, salah satu anggota PMII Karimun yang hadir, yakni sahabat Hermansyah mengatakan. Walau dengan konsep acara yang sederhana, bertemakan peringatan ulang tahun dan sekaligus pelantikan pengurus baru. Setidaknya memberikan harapan kami bahwa bukan mahasiswa saja yang ikut berperan aktif mengawasi serta menjembantani antara rakyat dengan pemerintah daerah, buktinya dengan keberadaan 1 tahun sudah banyak kegiatan yang Patron lakukan. Salah satunya melakukan kegiatan bedah rumah di pulau kambing.

Pelantikan secara simbolis tersebut di lantik langsung oleh ketua Patron Pusat, Brigjen Prn. TNI Drs. Abdul Salam. Tamu undangan yang hadir terdiri dari perwakilan Bupati Karimun, kodim 0317/TBK beserta rombongannya, Danlanal TBK, dan Ketua OKP-OKP L yang bernaung di wilayah Kabupaten Karimun.

*Bidang Media dan Informasi PMII Karimun

Jumat, 22 Juli 2016

Panwascam Meral Barat

Piala Adipura Kencana Di Raih Karimun, Inilah Pahlawannya

    Tidak ada komentar:

Lebih baik mati dalam pertempuran dari pada meninggalkan medan. Semboyan TNI yang di tancapkan pada nurani para anggota kopassus menjadi roh bagi mereka. Dengan bersatunya ucapan dan perbuatan membuat rasa takut mati sirna seketika. Gelar pahlawan paling tidak sudah menjadi dambaan bagi keluarga mereka, apa lagi negara dan seluruh rakyat mengakuinya.

Hari jumat (22 juli 2016 ) pahlawan patut kita sematkan pada pundak para hati mulia, para tukang sapu keliling yang telah bekerja dengan konsisten. Mengamankan jalanan dan lingkungan sekitar dari sampah yang berserakan. Tak peduli panas yang terik, itu bukan alasan untuk tidak mencuci wajah kota karimun ini.

Setelah piala adipura kencana tiba di karimun jumat petang, dilanjutkan dengan diarak ke jalan bersama para pahlawan-pahlawan yang tak dikenal tersebut. Maksudnya ialah agar masyarakat tahu bahwa kabupaten karimun bukanlah kota yang kotor. Ini adalah buah hasil dari kerjasama pemerintah kabupaten karimun dengan petugas lapangan dalam hal menjaga kebersihan. Serta tak lupa masyarakat kabupaten karimun yang mulai sadar tentang arti kebersihan.

Ada dua hal indikator terhadap penilaian juri untuk mendapatkan piala adipura kencana ini, indikator pertama adalah kondisi fisik lingkungan perkotaan dalam hal kebersihan dan keteduhan kota. lalu yang kedua, pengelolaan lingkungan perkotaan (non-fisik), yang meliputi institusi, manajemen, dan daya tanggap.

Dan perlu diketahui bersama, peserta program Adipura dibagi ke dalam 4 kategori berdasarkan jumlah penduduk, yaitu kategori kota metropolitan (lebih dari 1 juta jiwa), kota besar (500.001 - 1.000.000 jiwa), kota sedang (100.001-500.500 jiwa), dan kota kecil (sampai dengan 100.000 jiwa).

Kamis, 21 Juli 2016

Panwascam Meral Barat

Calon PNS Harus Berasal Dari Kampus Ternama

    Tidak ada komentar:

Pelamar yang didahulukan adalah sarjana-sarjana berprestasi dari perguruan tinggi ternama, baik negeri maupun swasta. Sebisa mungkin, perguruan tinggi tersebut memiliki akreditasi A dengan program studi yang telah mendapat sertifikasi baik.

"Mahasiswanya juga mendapat Indeks Prestasi (IP) cumlaude, yaitu 3,75. Ini akan kita cari dan kita umumkan, kita akan berikan formasi khusus," imbuh Yuddy Chisnandi.

Ucapaan yang dilontarkan menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB), mengindikasikan bahwa dalam menrekrutmen pegawai negeri sipil terdapat perkara mendiskriminasi, mahasiswa lulusan di luar kampus ternama akan merasakan hentaman kuat saat regulasi tersebut berlaku di tahun 2016.

Kriteria yang di inginkan pemerintah saat ini adalah demi terhindarnya dari PNS yang penuh dengan saraf akan korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). Pemerintah dituntut untuk menyaring CPNS yang berkualitas, baik dari sisi pengetahuan maupun integritasnya. Agar pelayanan masyarakat kedepannya tidak lagi seperti tahun sebelumnya.

Ditinjau dari dampak kedepannya, kriteria dalam penerimaan CPNS perlu untuk di pertimbangakan lagi. Dalam kaca mata mahasiswa, hal ini bukan saja memberatkan bagi mahasiswa luar kampus ternama untuk ikut bersaing. Juga meluluh lantakkan niat mereka untuk bekerja dikarenakan cita-citanya yang telah pupus.

Berdirinya kampus ditujukan untuk ikut berperan dalam mencerdaskan generasi secara merata, lebih ke dalam lagi untuk memajukan daerahnya. Dengan kondisi geografis indonesia , tidak heran bila kampus terus bermunculan di setiap kabupaten/kota. Tujuannya selain membangun daerah juga memudahkan bagi mahasiswa yang tidak mampu melanjutkan kuliah di kampus ternama akibat faktor hempitan ekonomi, akomodasi, trasnportasi, biaya hidup, biaya kuliah, dan faktor lainnya.

Sebaiknya pemerintah memberikan ruang segar bagi mahasiswa golongan ini dalam hal penerimaan CPNS, bukan dikhusus / dipriortitaskan. Tetapi terlihat nyata saat penerimaan berlangsung, jalurnya dibedakan tetapi tetap dalam arti retap.

Minggu, 17 Juli 2016

Panwascam Meral Barat

Objek Wisata Baru Karimun Di Tahun 2017

    Tidak ada komentar:

Pantai pelawan, pantai pongkar, air terjun pongkar adalah sebuah distinasi karimun yang berasal dari alam dan di kelola oleh pemerintah daerah karimun. Dalam hal ini pemda karimun wajib melayani segala bentuk kekurangan dalam segi pelayanan demi kenyamanan pengunjung, seperti tempat tong sampah, lahan parkir, tempat bersantai, serta tak kalah pentingnya toilet umum.

Lengkap dan nyaman adalah prioritas oleh pengunjung dalam berwisata, hal ini bisa menaikkan traffic pengunjung yang semakin hari semakin banyak saja penduduk karimun. Namun kedua hal tadi bila di adukan dengan sebuah tontonan yang monoton, maka tidak ada gunanya (tidak bermanfaat) lagi jika yang dipandang itu terus, perlu adanya variasi dalam pengelolahannya baik dalam segi manajemennya ataupun operasionalnya. Terkait kejenuhan objek wisata karimun yang tidak ubahnya seperti hanya berlari di tempat, pemerintah karimun harus memiliki suatu daya tarik yang lebih variatif dan inovatif. Paling tidak menemukan objek wisata alam yang masih terpendam, terlebih objek wisata yang berpotensi tapi belum di optimalkan. Contohnya wisata ke gunung jantan.

Dalam acara seminar beberapa bulan yang lalu di aula kampus Universitas Karimun, yang menjadi narasumbernya adalah bupati karimun H. Aunur Rafiq, S.Sos, M.si. Beliau mengatakan, secepatnya kami akan menjadikan gunung jantan sebagai objek wisata barunya kabupaten karimun dengan melengkapi beberapa fasilitas mendukung.

Didukungnya kepala daerah bukan tidak mungkin bisa memuluskan jalan ini, tapi fakta bisa berkata lain. Dalam praktiknya akan selalu ada tarik ulur dari berbagai kelompok/pribadi, dengan kepentingannya masing-masing. Disatu sisi ingin kemajuan bersama di sisi lain ingin memajukan perut sendiri.

Kemudian, tak dapat dipungkiri bahwa wisata buatan juga harus ikut berperan dalam kemajuan wisata di karimun. Salah satunya daerah costal area, dengan ditetapkannya sebagai distinasi kebanggan warga karimun, daerah ini harus di berikan kemudahan bagi para investor untuk menanamkan modalnya. Manfaatnya selain untuk kemajuan ekonomi karimun juga menambah lapangan pekerjaan, pada hari ini tidak sedikit bangunan yang mengahasilkan pundi-pundi rupiah ke pemkab Karimun. 

Mari kita lihat, ada restaurant food court, café d’ja, dan yang paling menonjol dari semua adalah hotel 21 karimun. Khusus yang terakhir ini, peluang untuk menjadi objek wisata baru sangat terbuka lebar, dengan mengadopsi hotel berbintang diyakini hotel ini akan digadang-gadang sebagai hotel yang terbaik di karimun. Viewnya yang mengahadap laut, di bawahnya terdapat kolam mandi, lalu dilengkapi dengan pujasera di lantai satu. Menjadikan hotel ini sebagai tandingan terbaru untuk hotel aston dan maximillian kedepannya.


Semoga saja hotel tersebut cepat selesai pembangunannya, dan objek wisata ke gunung jantan semoga juga terrealisasikan oleh bapak bupati karimun. Good luck karimun, teruslah berbenah diri, dan kita pun juga. Tidak lagi berjalan untuk merubah tetapi berlarilah secepat mungkin demi perubahan.

Kamis, 14 Juli 2016

Panwascam Meral Barat

Berbagi Di Bulan Syawal

    Tidak ada komentar:
Apapun rintangan tiada halangan untuk melakukan niat baik, pasti ada jalan yang diberikan oleh tuhan. Kata Anita Karimun yang menunjukkan jalan ke rumah salah satu warga kolong bawah.

Rabu (13/07/2016) Alumni Smk Negeri 1 Karimun angkatan 2011 melakukan aksi sosial dengan memberikan bantuan berupa paket sembako, dimana kegiatan ini dilakukan hasil dari kesepakatan saat acara buka bersama untuk melakukan kegiatan aksi sosial ditengah bulan ramadhan. Namun karena kesibukan para panitia sehingga baru semalam siang bisa terealisasikan. Dana paket sembako berasal dari infaq yang diberikan oleh para alumni dan guru yang hadir pada acara buber sabtu, 02/07/2016.

Sampai disana keadaan dalam rumahnya sungguh memprihatinkan, menyewa rumah seharga 200 ribu per bulan dan ditanggung oleh orang lain. Suaminya baru saja meninggal, seharusnya almarhum-lah yang menjadi tulang punggug keluarga. Sudah jatuh ketimpa tangga pula, malang sekali nasib ibu ini, setelah kepergian suami tercinta kini anaknya yang berumur 40 tahun mengalami sakit yang sejenis lumpuh, sangking parahnya ia pun sulit untuk bisa berjalan. Hanya bisa baring dan sesekali sambil duduk untuk melawan kejenuhan yang diakibatkan penyakitnya.

Awalnya hanya penyakit asam urat, kata ibu tersebut. Lama-kelamaan seperti ini, badan kurus, semua anggota tubuh sulit untuk di gerakan. Untuk menghidupi kebutuhan hidup, mereka ditanggung oleh tetangga yang peduli. Tidak sedikit para donatur yang membantu, biasanya sebelum bulan puasa dan hari raya berjejeran bantuan yang bermacam-macam jenis di rumahnya, yang dikhawatirkanya  ialah ia takut rumahnya yang berjenis rumah panggung tersebut akan roboh akibat terlalu banyak beban yang ditopang, apa lagi beras yang paling banyak diberikan oleh donatur.

Menurut pengakuan ibu yang kami tidak ketahui namanya itu. Pemerintah karimun melalui dinas sosial belum pernah membantu kami, hanya pihak swasta yang selalu mengunjungi dengan membawa bantuan.

Setelah bercengkrama bersama keluarganya dan tetangga. Kami langsung memberikan paket sembako yang memang tidak banyak. Namun cukup juga untuk memenuhi kebutuhan hidup 1 minggu. Harapan dari panitia bahwa kedepannya semoga lebih besar lagi bantuan yang diberikan dengan mengadakan buka bersama yang lebih besar, yakni seluruh alumni smk negeri 1 karimun.

Berikut adalah foto-foto kami di perjalanan menuju rumah warga yang mendapatkan bantuan sembako.








Jumat, 08 Juli 2016

Panwascam Meral Barat

Lantamal Di Pinang Dan Polda Di Batam. Karimun ??

    Tidak ada komentar:
Kantor DJBC Kanwil Kepri di Jl. Ahmad Yani, Meral.

Batam adalah kota metropolitan layaknya seperti jakarta, dengan kepadatan penduduknya yang mencapai 1.130.300 jiwa. Kota yang dibentuk saat era presiden B.J Habibie ini selalu rawan akan kasus kriminal. Persaingan mendapatkan taraf hidup lebih baik menjadikan kasus sosial sering terjadi sehingga pemberitaan di media massa condong ke arah sana. Liat saja media surat kabar seperti batam pos, tribun batam seolah di kepri ini yang diliput hanya batam saja, Tg. pinang, Bintan, Karimun bukanlah tajuk utama pada halaman cover koran tersebut. Namun semua itu adalah kewajaran yang memang harus disediakan demi kebutuhan akan kebaikan kedepan kota batam. Untuk mengawali semua aktivitas kriminal yang ada, sangat strategis bila polda kepri ditempatkan di sana, sedangkan daerah lain masih terlalu minim dibandingkan dengan kejahatan yang ada di kota batam.

Masalah keamanan sudah di ambil alih kota batam sebagai centralnya kepolisian di wilayah kepri, selanjutnya dengan sektor pertahanan. Melihat geografis kepri, tidak tepat bila semua intansi penting terpusat hanya 1 daerah, alasannya kepri bukanlah daerah daratan seperti di provinsi Riau. Pulau-pulau lain tentu sulit untuk di pantau setiap perkembangannya. Hematnya, tidak ada efisiensinya dalam menjalankan tugas dan wewenangnya.

Lantamal Kepri yang terletak di Jln. Yos Sudarso no 1 Batu hitam, Tg. Pinang menjadi satu bukti bahwa pembagian tugas untuk daerah masing-masing telah di koordinir sedemikian baik oleh pemerintah pusat. Bukan tidak ada alasan menempatkan pangkalan utama angkatan laut tersebut di tanah gurindam, di sana langsung berbatasan dengan laut cina selatan. Yang akhir-akhir ini indonesia harus ikut campur dalam mengamankan sumber daya alamnya serta menjaga kedaulatan bangsa dari ancaman serangan berupa sabotase, propoganda, perompak, pembajakan dan sebagainya. Perlu diketahui, lantamal adalah pangkalan utama angkatan laut yang setingkat dengan kapolda di kepolisian. Dibawahnya ada lanal (pangkalan angkatan laut), seperti lanal tanjung balai karimun, lanal batam, dll. Lalu untuk kepolisian ada yang namanya polres dan yang terkecil polsek.

Kemudian, pengamanan dalam dunia ekspor dan impor juga perlu di perhatikan, malah lebih dari khusus. Bila ekonomi bangsa ini menurun maka semua sektor akan terikut imbasnya. Bisa saja gaji kepolisian akan di pangkas dan alutsista (alat utama sistem senjata) kita tidak bisa memproduksi lagi apa lagi untuk membeli suku cadangnya dari negara lain. Padahal sekarang ini negara kita sedang dalam upaya menjadi negara mandiri dalam menciptakan alutsista. Seandainya semua terjadi maka keamanan, pertahanan, kedaulatan, dan marwah bangsa indonesia akan runtuh dan bangsa ini akan rawan untuk di jajah kembali.

Berkaca pada di atas, direktorat jenderal bea cukai yang terbentuk pada tahun 1 oktober 1945 memiliki tugas dan wewenangnya namun tidak seperti TNI yang menjaga pertahanan, mereka lebih ke arah pengamanan seperti kepolisan tetapi cenderung mengamankan barang/aset yang dimiliki indonesia di wilayah kelautan teritorial.

Dalam instansi pemerintah tersebut terdapat daerah yang mendapat predikat khusus, yakni provinsi kepri. Dimana hanya bea cukai keprilah yang benama DJBC Kanwil Khusus Kepri. Suatu kebanggan bagi provinsi kepri khusunya kabupaten karimun yang telah dipercaya oleh pemerintah pusat untuk mengurusi aktivitas perdagangan di perairan laut kepri.

Satuan ini langsung di bawah arahan kementrian keuangan dan memliki direktorat jenderalnya, beda dengan kepoliskan dan TNI yang memiliki atasanya langsung seperti kapolri dan panglima TNI. Kementrian keuangan menangani berbagai direktorat jenderal, diantaranya direktorat jenderal pajak, direktorat jenderal imigrasi, direktorat jenderal kesyahbandaraan, dan sebagainya.

Senin, 13 Juni 2016

Panwascam Meral Barat

Sampah Buang Sembarangan, Salah Siapa ?

    Tidak ada komentar:

Dari gerbang batu lipai menuju ke baran tepatnya di gang awang noor, selama diperjalanan tidak ada yang spesial. Semua terasa seperti biasa, layaknya penduduk setempat yang sudah bosan dengan apa yang mereka lihat setiap hari. Saat di perjalanan terlihat batu besar yang menjadi lambang dari batu lipai, terdapat pemandangan yang membuat mata terasa sakit melihatnya serta membuat hidung harus segera ditutup guna meloloskan kita dari jeratan bau busuk yang menyengat.

Ini persoalan klasik yang butuh diselesaikan dengan cara modern, bukan dengan cara kuno yang harus menunggu sambil berpangku tangan kepada pemerintah daerah. Jauh sebelumnya rakyat setempat sudah muak dengan kelakuan orang yang membuang sampah pada bukit tersebut. Dengan memasang spanduk diharapkan para pelaku sadar akan kegeraman warga setempat. Namun hasilnya hanya beberapa hari saja bukit itu bersih dari sampah, hari berikutnya masih saja ada orang yang melakukan praktek yang tidak terpuji itu.

Salah siapa ini ? Salahkah warga setempat yang kurang keras dalam memperingatkan ke orang ramai, atau mereka para manusia yang tidak tahu ingin buang dimana karena jauhnya tempat pembuangan sampah sehingga bukit tersebut menjadi korbannya.

Bukan dibukit itu saja yang sering menjadi sasaran orang-orang yang tak berjiwa toleransi, banyak lagi tempat yang memang sudah di incar mereka sejak bertempat tinggal di daerahnya. Sampai-sampai himbauan berupa hinaan yang tidak patut di baca pada anak kecilpun di tancapkan di daerah rawan tersebut.

Akhirnya semua menjadi serba salah, saling menuduh dengan membela diri sendiri tidak ada gunanya lagi. Tempat yang sudah terlanjur dijadikan tempat pembuangan sampah sudah di cap sebagai tempatnya, peringatan sudah tidak dihiraukan. Keadaan yang memaksakan mereka, menjadi manusia yang tidak memiliki jiwa toleransi dan kesadaran bersama sudah menjauh dari sifatnya, dan yang mendekat segala sifat instan dan praktis.

Kembali lagi pada soal di atas. Salah siapakah ini semua ? Suka atau tidak suka kita diharuskan menuntut pada pemerintah daerah, mereka yang mengurusi daerah ni sudah memiki klasifikasi setiap persoalan. Namun belum ada dampak berarti dari dinas terkait akan hal ini. Lalu seberapa besar pengaruh dari kegiatan pak bupati kita yang bertemakan sabtu bersih dimana agendanya pada setiap hari sabtu, sampai dalam mengurusi sampah di daerah pelosokpun tidak diurus. Agaknya mereka hanya mengurusi kebersihan jalan protokol dan jalan besar yang hanya dilalui pejabat-pejabat dan konglomerat.

Nasi sudah menjadi bubur, semoga dengan tulisan ini kita semua bisa menjadi lebih mencintai lingkungan.
Panwascam Meral Barat

UK Adalah Kampus Swasta Yang Terakreditasi di Kepri

    Tidak ada komentar:

Terbaik di KEPRI tapi belum di akui maka kata terbaik bisa kita sempitkan lagi menjadi baik yang sinonimnya berarti bagus. Baik dari segi material, aktivitas yang ada serta administrasi yang lengkap baru bisa dikatakan kampus yang terbaik. Di KEPRI kini kampus-kampus swasta sudah berjamur di mana-mana, ada yang membuka dengan melalui yayasannya lalu ada juga cabang dari kampus terkenal di indonesia.

Fakta yang ada dalam lapangan terdapat kampus swasta yang masih belum lengkap administrasinya, padahal mereka sudah matang dalam merekrut calon mahasiswa baru, sudah memiliki orang yang hebat dalam mengatur manajemennya serta tak ketinggalan dosen-dosen berkualitas terkumpul dalam kampus yang menjadikan civitas akademika mereka adalah yang terbaik.

Namun dibalik kesuksesan mereka ternyata terlihat titik lemah mereka, dimana kampus megah dan tersohor yang mereka banggakan belum terakreditasi di BAN-PTS. Kenapa sampai demikian ? Hanya mereka para pengelola kampus tersebut yang tahu.

Dari kesimpulan di atas ada yang membanggakan buat kita, kampus kita kampus Universitas Karimun ternyata sudah lebih duluan dari universitas swasta lainnya dalam urusan perlengkapan admininstrasi untuk di akui sebagai kampus resmi di KEPRI yang dikelola oleh non pemerintah (yakni yayasan 7 juli). Sumber ini saya himpun dari hasil diskusi bersama wartawan pada hari yang lewat, entah dari mana mereka tahu apakah rujukannya valid atau tidak tapi yang saya tahu wartawan lebih condong ke fakta dari pada opini. Walau tak bisa dipungkiri media online selalu memberikan berita yang tidak valid demi keefektifan komersialnya. DIREKTORI SK HASIL AKREDITASI INSTITUSI

Lalu untuk kita para mahasiswa, jika masih ada orang diluar sana khususnya orang awam mengatakan yang tidak menyenangkan akan kedudukan kampus UK, maka tanggapilah dengan positif dan arahkan topik ini sesuai selera teman-teman dalam berdialetika untuk memperjelas yang belum di anggap tabu oleh masyarakat umum kabupaten karimun.

Kamis, 26 Mei 2016

Panwascam Meral Barat

Pasang Air Laut Menakutkan Warga Pesisir

    Tidak ada komentar:


Di kesempatan kali ini saya ingin membahas dampak perubahan iklim yang terjadi di bumi berazam ini, tanpa menunggu lama lagi mari kita simak tentang penjelasan saya di bawah ini. Dampak perubahan iklim telah memberi rasa takut kepada setiap manusia diseluruh dunia, seperti mencairnya es kutub utara, suhu bumi yang panas. Di Indonesia banyak sekali daerah yang dikhawatirkan akan terkena dampak perubahan iklim tersebut, apa lagi daerah pesisir di indonesia yang daerahnya paling rawan terhadap bencana alam seperti tingginya pasang air laut. 


Pulau karimun memiliki luas wilayah 7.984 km², dengan luas daratan 1.524 km² dan luas lautan 6.460 km². Berikut hasil survei dari kementerian dalam negeri. Wilayahnya yang dikelilingi oleh lautan membuat pulau ini menjadi pulau yang dikhawatirkan pesisirnya akan tenggelam di masa mendatang. Sebaiknya Pemkab.Karimun segera menindak-lanjuti masalah serius ini sebelum permukaan air laut terus bertambah tiap tahunnya dan mengenangi wilayah pesisir. Contohnya permukaan air laut yang semakin tinggi di tepi costal area. Lalu kasus lainnya terdapat di wilayah Sungai Lakam Kec Balai, tepatnya di daerah para penjual ikan yang berjualan di tepi jalan raya. sepanjang jalan kita akan melihat ketika air laut pasang maka akan mendekati lantai rumah-rumah yang berada di tepi laut tersebut, walau belum jejak tentu warga sekitar resah dengan masalah ini bila air laut terus naik sampai melebihi lantai rumah mereka. Terlebih rumah warga yang hanya berlantaikan kayu dan ditopang oleh kayu balok, hal ini akan menjadikan bom waktu bagi mereka dan musibah tidak akan dapat dielak lagi.

Ancaman ini sebenarnya bersifat global, dan jika ingin mengantisipasinya harus dengan teriakkan seluruh penduduk dunia. Tapi bukan berarti karena ini masalah global, Pemkab Karimun lantas hanya berdiam diri sambil menunggu kebijakan dari pusat yang mengacu pada pihak internasional. Sebaiknya harus ada inisiatif dari pemerintah daerah sendiri, dengan cara menghimbau untuk merenovasi pemukiman tersebut atau alternatif logis lainnya yaitu pemukiman yang berada di tepi laut tersebut di pindahkan ke wilayah yang lebih tinggi datarannya.

Tapi untuk memindahkannya perlu ada syarat-syarat yang harus dipenuhi pemerintah, untuk menjaga hak dan kewajiban mereka juga harus ada kerja sama antar instansi guna memuluskan proses pemimdahan pemukiman warga Sei Lakam tersebut. Hal ini rumit untuk dijelaskan cara kerjanya, Sehingga permasalahan ini menjadi pekerjaan baru bagi Pemkab Karimun yang berupaya untuk segera menyelesaikannya.


SHARE :



CB Blogger