Featured

Beauty

Tampilkan postingan dengan label Siswi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Siswi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 10 November 2016

Panwascam Meral Barat

"Perubahan", Kalau Bukan Kita Siapa Lagi.

    Tidak ada komentar:


    Mungkin dalam hidup ini sangat sulit bagimu untuk mengembalikan sesuatu yang pernah kamu campakan, dan kamupun tidak akan pernah bisa untuk menerima sesuatu yang pada akhirnya membuat kamu dicampakkan. Terkadang kisah hidup ini tidak sesuai dengan harapan yang telah direncanakan. Hidup yang indah, menyenangkan, tenang, tentram, damai, bahkan bahagia. Semua itu hanya indah diangan-angan saja. Mampu menerima segala sesuatu yang terjadi, untuk sekali atau dua kali masalah yang kamu hadapi mungkin kamu bisa dengan lapang dada menerimanya. Setelah masalah itu selesai, namun ada dan ada lagi masalah yang harus diselesaikan. Yaaa….. semua itu sangat sesak di dalam dada. Semua itu seakan membuatmu merasa bahwa dunia ini tak adil buatmu. Lalu apa? Apa yang mampu membuatmu mendapatkan hal yang selalu kamu dambakan? Apakah dengan menangis semua akan iba dan datang kepadamu? Tidak! Tidak aka ada kebahagiaan yang datang pada orang yang hanya mampu pasrah. Hidup itu adalah pilihan, dan pilihan itulah yang menentukan nasibmu.

    Lalu langkah apa yang akan kamu ambil? Saya pernah membaca sebuah novel yang berjudul “berani mengubah”. Di dalam buku tersebut saya menjumpai sebuah kalimat yaitu “pada zaman sekarang banyak pemuda yang menuntut perubahan, namun tidak dapat menciptakan perubahan”. Dari kalimat tersebut saya mengambil sebuah kesimpulan, bahwa pemuda yang baik adalah pemuda yang mampu menciptakan sebuah perubahan. Baik pada dirinya sendiri maupun lingkungan sekitarnya. Namun mirisnya pada zaman sekarang ini adalah, kebanyakan dari pemuda-pemuda Indonesia adalah pemuda yang menuntut perubahan. Sedang pada diri pemuda itu sendiri tidak ada keinginan untuk melakukan sebuah perubahan. Lalu sekarang, apa sih perubahan itu? Perubahan adalah peralihan ataupun pertukaran. Kamudian, perubahan apa yang dimaksud dalam hal ini? Ya, dalam hal ini saya memaksudkan perubahan pada pola pikir dan sikap pemuda-pemuda pada zaman sekarang. Apa sih yang harus dirubah dari sikap para pemuda zaman sekarang? Jadi, yang harus di ubah dari sikap pemuda zaman sekarang adalah sikap yang tidak bertanggung jawab, sikap yang tidak mampu menghargai orang lain, sikap yang tidak tahu etika dalam bertindak, dan sikap yang semakin parah karena pengaruh pergaulan.

    Sebenarnya, apabila disebutkan satu per satu, ada banyak sekali sikap-sikap pemuda zaman sekarang yang sangat meleset dari aturan dan hukum yang berlaku. Seperti contoh kecilnya yaitu, seorang anak yang menerima atau memberikan sesuatu kepada orang lain dengan menggunakan tangan kiri. Itu baru contoh kecil yang masih bisa ditoleransi. Lalu apa lagi kenakalan para pemuda khususnya para remaja zaman sekarang? Saat ini sikap pemuda (remaja) yang sangat buruk adalah pada pergaulan bebas. Itu adalah contoh yang sangat sering terjadi pada zaman sekarang.

    Sebenarnya apa yang harus dilakukan oleh para pemuda agar dapat menciptakan perubahan? Langkah awal untuk menciptakan perubahan adalah harus adanya kesadaran pada diri sendiri. Apabila kita sudah mampu melakukan perubahan pada diri kita sendiri, maka akan mudah untuk kita menciptakan perubahan di kalangan para pemuda.

    Namun yang sangat di sayangkan adalah, etika dan kesadaran dari setiap individu itu sangat minim. Sehingga perubahan pada sikap dan pola pikir para pemuda sangat sulit untuk dilakukan. Kebanyakan pemuda pada zaman sekarang adalah pemuda yang hanya memikirkan kepuasan sesaat, tanpa adanya keinginan untuk memikirkan masa yang akan datang/masa depan. Seperti yang kita ketahui, nasib suatu bangsa tergantung pada pemuda-pemudanya, apabila pemuda bangsa itu rusak, maka bangsa itu sendiripun akan rusak. Namun, apabila pemuda bangsa itu adalah pemuda yang bertanggung jawab dan peduli akan perubahan, maka akan majulah bangsa tersebut.

    Jadi kesimpulannya adalah, perubahan yang baik akan membawa kita menjadi pemuda yang baik. Namun perubahan yang buruk, akan merusak masa depan dan hidup kita.

“Mari kita laksanakan perubahan pada diri kita, bukan untuk merusak masa depan, namun menjadikan masa depan yang cemerlang.”






Penulis : Mutya Dwieningtyas (Siswi SMA 4 Binaan)

Sabtu, 17 September 2016

Panwascam Meral Barat

Ingin Jadi Dokter Siswi Ini Giat Mengunjungi Pustaka Karimun


Meningkatnya minat baca pada usia anak-anak membawa angin segar bagi dunia literasi di Kabupaten Karimun khususnya di lingkungan pelajar. Dengan semangat sejak dini maka akan membentuk kharakter bangsa dalam mewujudkan manusia yang berkualitas, dan menjadi suatu harapan bangsa untuk meneruskan estafet pembangunan Indonesia yang maju secara menyeluruh.

Aktivitas dari seorang anak kecil yang satu ini dalam mewujudkan cita-cita menjadi dokter sungguh luar biasa. Patut di apresiasikan, betapa tidak. Untuk mengunjungi perpustakaan dalam hal mencari ilmu saja, seorang anak kecil kelas 5 SD rela menaiki oplet bersama temannya untuk sampai ke perpustakaan sehabis pulang sekolah. Harapannya hanya untuk menyantapi buku-buku yang terletak di rak perpusatakaan milik pemerintah daerah tersebut.

Ia mengatakan, bukan hari ini saja ia mengunjungi untuk membaca buku. Bahkan setiap hari sabtu adalah hari rutin untuk seorang anak kecil bernama lengkap Riski Ramadani. Kemudian, menuju kerumah pun masih tetap setia menggunakan oplet sebagai kendaran pulangnya. Wah, hebat sekali pengorbanannya dalam hal menuntut ilmu.

Semoga saja apa yang di inginkan anak SD 006 Karimun ini dapat terwujud di masa mendatang. Sebab tidak ada usaha yang pernah mengkhianati hasil, selagi kita ingin sukses maka usaha harus di upayakan dan tak lupa disertai doa.

Khusus para pegiat literasi, momentum harus di manfaatkan. Sebaiknya untuk mengundang lebih ramai minat baca pada kaum anak-anak di adakannya aktivitas yang menggairahkan, seperti perlombaan dan kegiatan-kegiatan lainnya yang dapat memberikan stimulus bagi perkembangan budaya literasi. Contoh kecilnya lomba membuat dan membacakan puisi. Agaknya acara ini tepat untuk di jadikan satu acara dalam hal mewadahi potensi para siswa-siswi di Kabupaten Karimun.